Posted by : nadellarahma.blogspot.com
Kamis, 25 Agustus 2016
BUDAYA
MADIUN, adalah salah satu nama kota yang ada di provinsi Jawa Timur. Kota Madiun terletak berdampingan dengan provinsi Jawa Tengah dan juga terletak kurang lebih 150 km sebelah barat kota Surabaya. Kota Madiun ini terkenal dengan “Kota Gadis” dan pusat industri, salah satunya adalah kereta api(INKA). Kota yang di Walikotai oleh H.Bambang Irianto ini sangatlah aman dan tentram. Bayangkan saja saat kita meletakkan kendaraan kita di luar rumah tanpa di kunci ganda semalaman, kendaraan kita akan tetap baik baik saja dan tak akan berpindah tempat sedikit pun. Selain itu di Madiun juga tidak kalah modern dengan kota kota lain. Namun kota ini juga tidak pernah meniggalkan budaya maupun adat istiadatnya.
Berbicara mengenai budaya, di madiun ada budaya yang sangat terkenal dan mungkin tak asing lagi untuk di dengar. Budaya ini adalah “bersih deso” atau bersih desa, bersih deso ini digunakan sebagai ritual yang dimaksudkan untuk membersihkan desa dari hawa yang kotor dan menjauhkan desa dari malapetaka. Ritual bersih deso ini dilakukan dengan upacara dan selamatan di punden, makom, pohon beringin atau tempat keramat lainnya. Setelah ritual upacara sudah di lakukan biasanya panitia sudah menyiapkan tontonan gratis seperti wayang kulit, reog dan gambyong. Ada juga ritual upacara yaitu “suroan” atau memperingati malam satu suro. Sebenarnya suroan ini hampir sama dengan dengan bersih deso, hanya saja yang membedakan adalah suroan ini menyertakan benda benda pusakan saat upacara di tempat keramat. Dan biasanya suroan di hadiri banyak sekali oleh beberapa group bela diri.
ADAT ISTIADAT
Selain budaya, di madiun juga tak pernah meninggalkan adat istiadatnya. Masyarakat Madiun masih memegang teguh adat kebudayaan dan adat istiadat. Mereka menganggap adat istiadat adalah salah satu cara bagaimana hidup dan bermasyarakat yang baik. Mungkin adat istiadat di Madiun hampir sama dengan adat istiadat yang ada di Solo ataupun Yogyakarta, mengingat memang ketiganya berdekatan wilayah. Selain cara berbicara mereka yang beradat, menikah dan beberapa hal lain juga harus menggunakan adat istiadat. Adat istiadatnya adalah pada pengantin wanita diadakan siraman,widodaren satu hari sebelum acara akad nikah dan temu manten. Adapun adat istiadat resepsi manten, hari yang pertama di namakan mageri. Dalam acara mageri orang yang punya rumah di suruh mengelilingi rumah sambil membawa kendi yang berisi air yang sudah di beri mantra atau doa oleh sesepuh desa sambil di kucurkan ketanah sampai habis dan tidak boleh putus serta harus sampai tempat awal memulai mengucurkan air tersebut, dimaksudkan supaya roh-roh halus tidak akan mengganggu acara tersebut.
Lalu saat hari-h yaitu acara temu manten pada akhir acara ini sebagai penutup upacara adat temu manten di lakukan acara pandum pangan(jika mantu terakhir),yaitu membagi sesuatu sebagai simbol bahwa setiap anak mempunyai bagian yang sama rata. Isinya yaitu beras,kelapa,ayam.Tradisinya setiap mengadakan resepsi pernikahan pasti ada sajen. Sajen terdiri dari : beras,kelapa, gula, lepet,metmet,takir/cok bakal (uang logam,sisir,kaca,miri,bawang merah,bawang putih,lombok merah, bunga sekaran),rokok,itik. Selain itu juga ada pancen yang berbentuk makanan yaitu nasi,lauk,apem,pisang, kopi,diberi ublik dan membuat suatu makanan, yaitu jenang susum yang di bagikan rata kepada seluruh orang yang bantu-bantu. Dengan maksud supaya yang ikut membantu atau istilahnya mladen dijauhkan dari kelelahan.
MAKANAN
Madiun memang terkenal akan segala halnya, selain budaya, adat, yang membuat madiun dikenal oleh seluruh negri adalah makanan atau jajanan khasnya. Memang ada banyak makanan dan jajanan khas Madiun, tapi yang yang paling terkenal adalah brem, pecel dan krupuk puli. Beberapa wisatawan yang datang ke Madiun pasti selalu memburu oleh oleh tersebut. Karena tak lengkap rasanya kalau kita datang ke Madiun belum membawa jajanan itu. Selain enak makanan atau jajanan khas Madiun juga sangat terjangkau. Hanya dengan 5 ribu rupiah kita bisa membawa oleh oleh khas Madiun tersebut. Banyak daerah yang juga membuat brem dan pecel, namun memang tak selezat dan takseenak buatan aslinya. Rasa dan tekstur pun sudah melekat pada pembuat aslinya.
CIRI KHAS
Madiun, selain dikenal sebagai kota dengan makanan khas dan industrinya ternyata pariwisatanya juga tidak kalah terkenal. Banyak wisatawan dari berbagai penjuru daerah bahkan dunia yang rela menghabiskan waktunya di perjalanan hanya demi untuk menikmati pariwisata yang ada di Madiun. Ciri khas pariwisata yang ada di Madiun adalah MONUMEN “KRESEK” adalah monument bersejarah yang merupakan peninggalan dan sebagai saksi atas peristiwa Madiun.Lokasi peninggalan sejarah dengan luas 2 hektar ini, berada 8 km kearah timut dari kota Madiun, tepatnya berada di desa kresek kec wungu kab Madiun Jawa Timur.Wisata ini terdiri dari monument dan relief peninggalan sejarah tentang keganasan PKI.
Berbicara soal sejarah monument kresek, pada tahun 1948 para PKI datang ke Indonesia tepatnya di daerah Madiun-kresek. PKI-PKI inilah yang memporak porandakan Madiun, dan hampir seluruh rakyat Madiun di paksa untuk bekerja tanpa upah yang setimpal.Hail inilah yang menggugah hati para TNI dan pamong desa. Namun mereka gugur dalam perang, tapi perjuangan mereka tidak sia sia. Akhirnya nama seorang anggota TNI yang gugur diabadikan menjadi salah satu nama jalan di kota Madiun dan didirikan patungnya di Alun-alun kot Madiun sebagai bentuk penghormatan.
sumber image : https://www.google.com/search?q=monumen+kresek&client=firefox-a&rls=org.mozilla:en-US:official&channel=fflb&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiLuvGkp97OAhWMrI8KHUVLBkkQ_AUICSgC&biw=1366&bih=631#imgrc=5uXSMNsX-gAUwM%3A




MENANG BERAPAPUN, PASTI KAMI BAYAR !!! *
BalasHapus* Melayani LiveChat 7 x 24 Jam Nonstop :
- WA : 08125522303
- BBM : CSID303
Live Streaming Sabung Ayam Online
Agen Sbobet Termurah
www.gorengayam.live
Situs Poker Online Uang Asli
apa ciri khas yang paling spesifik dari Madiun?
BalasHapusVisit us Telkom University